Selamat Datang di Blog Desa Ko'olan - Blega - Bangkalan - Jawa Timur

Permen Lucip

            Pulau Madura merupakan salah satu pulau yang menjadi bagian dari provinsi Jawa Timur. Salah satu kabupaten yang terdapat dalam pulau Madura adalah Kabupaten Bangkalan. Dimana kabupaten Bangkalan merupakan wilayah administrasi di Provinsi Jawa Timur yang mempunyai luas wilayah 1.260,14 km2. Kabupaten Bangkalan terletak di ujung paling barat pulau Madura.

            Salah satu kecamatan yang berada di kabupatem Bangkalan adalah kecamatan Blega. Di kecamatan Blega sendiri terdapat 19 desa. Desa Ko’olan merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Bangkalan. Desa Ko’olan merupakan desa paling kecil yang hanya memiliki 6 dusun dan memiliki potensi pertanian sebagai penghasilan utama yang dimiliki masyarakatnya. Salah satu contoh hasil pertanian dari desa Ko’olan yakni kacang tanah. Selain itu desa Ko’olan juga memiliki tanah ladang yang luas dengan berbagai macam tumbuhan.
Salah satu tumbuhan yang banyak tumbuh di ladang desa Ko’olan ialah tumbahan ciplukan atau dalam bahasa Madura sering disebut yor-nyioran. Ciplukan, atau Physalis angulata L. dalam bahasa latinnya, mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tetapi, jarang yang menyadari bahwa ciplukan memiliki banyak khasiat. Ciplukan justru dianggap tak lebih sebagai gulma atau tanaman liar.

Padahal sudah banyak penelitian tentang kandungan dan manfaat ciplukan. Dari penelitian-penelitian yang sudah ada dapat disimpulkan bahwa mulai dari akar sampai daunnya, ciplukan mengandung nutrisi dan zat kimia yang bisa digunakan sebagai obat penyakit berat seperti kanker, asma atau untuk mencegah diabetes atau penyakit ringan lainnya.

            Sebuah laporan di tirto.id menyebutkan bahwa masyarakat biasa menggunakan daunnya secara tradisional untuk mengatasi radang kandung kemih, limpa dan hati. Selain itu dalam pengobatan tradisional ciplukan diyakini mengatasi hepatitis, sakit tenggorokan, sakit perut, malaria, asma, ginjal, kandung kemih, penyakit kuning, asam urat, dan demam. Akarnya bermanfaat sebagai obat cacing dan penurun demam. Buahnya dipakai untuk mengobati bisul, luka, konstipasi, dan masalah pencernaan. Buahnya juga dapat mencegah diabetes, karena ciplukan mengandung senyawa yang dapat mengontrol kadar gula darah. Manfaat lainnya ada pada buahnya yang dapat mengurangi kemungkinan kanker, menjaga kesehatan mulut, membantu mengobati epilepsi, dan menurunkan tekanan darah tinggi.

            Berdasarkan banyaknya manfaat yang terkandung dalam ciplukan. Gagasan mengolah buah ciplukan menjadi permen merupakan salah satu gagasan yang tidak terlepas dari keinginan untuk memperkenalkan produk unggulan dari desa Ko’olan. Selain itu hal tersebut juga mampu membuka peluang bagi permen tradisional menjadi sebuah permen yang kaya akan manfaat bagi kesehatan. Sehingga mendorong inovasi dalam perkembangan produk unggulan di desa Ko’olan. Permen dengan bahan dasar buah ciplukan, diberi nama dengan “Permen Lucip”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar